Bibit Durian Pelangi Manokwari 70cm

https://2.bp.blogspot.com/-U7deFz4jY1s/WLqBF7D0w8I/AAAAAAAAAIM/xmLyljf8J1McE4i1cL09AfyWwUrY2EaxQCLcB/s72-c/143-thickbox_default-picsay%255B1%255D.jpg click to zoom
Ditambahkan 00.57
Kategori Bibit Durian Produk
Harga Rp80 .000 @Durian Pelangi Salah satu jenis durian yang cukup unik adalah durian pelangi Manokwari. Durian ini merupakan hasil persilangan...
Share
Hubungi Kami
Beli Sekarang

Review Bibit Durian Pelangi Manokwari 70cm

Rp80 .000 @Durian Pelangi Salah satu jenis durian yang cukup unik adalah durian pelangi Manokwari. Durian ini merupakan hasil persilangan alami antara durian jenis zibhetinus dan graveolens dan menjadi ciri khas Tanah Papua.
Dihimpun dari berbagai situs pertanian dan tanaman buah, durian pelangi Manokwari pertama dibudidayakan di daerah Manokwari, Papua Barat.
Durian ini hasil temuan Karim Aristides, seorang peneliti tanaman asal Sumatera Selatan yang menamatkan pendidikannya di salah satu universitas di Berlin, Jerman. Bahkan nama pelangi pada durian itu pun dia yang memberikannya, untuk menggambarkan aneka warna dan rasa yang terkandung di durian tersebut
Sementara Gregori Garnadi Hambali, ahli botani lulusan Universitas Birmingham Inggris, mengatakan bahwa durian pelangi Manokwari merupakan perkawinan silang alami antara durian jenis zibhetinus dan graveolens.
Hasilnya berupa durian yang warna dagingnya seperti paduan warna merah muda dan krem dengan semburat warna hijau di sudut ponggenya (tempat biji buah berada). Atau paduan warna merah tua dan krem dengan
semburat warna hijau di sudut pongge.
Warna merah pada durian ini kemungkinan besar pengaruh dari durian jenis graveolens yang memang berwarna merah. Jenis graveolens selama ini dikenal sebagai durian abang yang berasal dari daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Abang dalam bahasa setempat artinya merah.
Durian pelangi Manokwari daging buahnya tebal, manis, lezat, dan bertekstur lembut agak lengket jika dirasakan di dalam mulut, serta ukuran biji yang sedang. Kadar alkohol pada durian pelangi juga lebih rendah dibanding pada durian jenis lainnya.
Durian ini tergolong awet di simpan setelah panen karena dapat bertahan 6-7 hari setelah panen. Keunggulan lainnya adalah produktivitas berbuahnya yang tinggi karena bisa menghasilkan 500 buah pada musim berbuah setiap tahun. Apalagi si pelangi Manokwari ini dalam setahun akan berbuah dua kali. Rata-rata berat buah durian pelangi Manokwari yang matang adalah 2-3 kg per buahnya. Durian ini bisa tumbuh di kawasan dataran rendah maupun dataran tinggi.





Komentar